Kategori 1
Fundamental HR, Strategi & Budaya Organisasi
Istilah dasar yang membentuk fondasi pemahaman Human Resource, mencakup konsep inti HR, strategi organisasi, hingga budaya dan nilai perusahaan.
Human Resources (HR)
Fungsi dalam organisasi yang bertanggung jawab mengelola sumber daya manusia, mencakup rekrutmen, pelatihan, kompensasi, dan hubungan kerja.
Implementasi PraktisTim HR menyusun kebijakan cuti baru dan menyampaikannya ke seluruh karyawan.
Karyawan (Employee)
Individu yang dipekerjakan oleh perusahaan untuk bekerja secara teratur dengan imbalan gaji.
Implementasi PraktisSeorang Software Engineer menandatangani kontrak kerja setelah lolos proses rekrutmen.
HR Strategy
Rencana jangka panjang yang menyelaraskan tujuan dan aktivitas HR dengan tujuan bisnis dan visi perusahaan secara keseluruhan.
Implementasi PraktisHR merancang strategi akuisisi talenta digital karena perusahaan berencana melakukan transformasi digital.
HR Business Partner (HRBP)
Peran HR yang bekerja langsung dengan unit bisnis untuk menyelaraskan strategi SDM dengan tujuan bisnis.
Implementasi PraktisHRBP berdiskusi dengan Kepala Divisi Sales untuk merancang strategi kompensasi insentif baru yang selaras dengan target penjualan kuartalan.
Benchmarking
Proses membandingkan praktik HR suatu perusahaan dengan perusahaan lain yang dianggap sebagai standar terbaik.
Implementasi PraktisHR mengecek apakah tingkat absensi di kantornya normal atau jauh lebih buruk dibanding perusahaan sejenis.
Headcount
Total jumlah karyawan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau departemen pada periode waktu tertentu.
Implementasi PraktisHR menghitung headcount tim Sales saat ini, 20 orang, untuk memproyeksikan kebutuhan rekrutmen tahun depan.
Delegation
Proses pelimpahan tugas dan tanggung jawab dari atasan kepada bawahan.
Implementasi PraktisManajer menyerahkan tanggung jawab pembuatan laporan mingguan kepada asistennya untuk fokus pada perencanaan strategis.
Working Hours
Jam kerja resmi yang disepakati antara perusahaan dan karyawan sesuai ketentuan perusahaan dan regulasi ketenagakerjaan.
Implementasi PraktisPerusahaan menetapkan working hours pukul 09.00 hingga 18.00 dengan opsi flexible time satu jam di pagi hari.
Freelancer
Individu yang bekerja secara independen untuk menyelesaikan proyek tertentu tanpa status karyawan tetap.
Implementasi PraktisPerusahaan menyewa freelancer desainer grafis untuk proyek rebranding selama dua bulan.
Internship
Program kerja sementara bagi mahasiswa atau lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja praktis.
Implementasi PraktisMahasiswa semester akhir mengikuti internship di divisi Marketing selama tiga bulan sebagai syarat kelulusan.
Trainee
Karyawan baru yang menjalani program pelatihan terstruktur sebelum ditempatkan pada posisi tetap.
Implementasi PraktisPerusahaan merekrut sepuluh trainee melalui program Management Trainee untuk dipersiapkan menjadi calon pemimpin masa depan.
Shift Work
Sistem kerja yang membagi jam operasional menjadi beberapa giliran kerja (shift) untuk memastikan operasional berjalan terus-menerus.
Implementasi PraktisPabrik menerapkan tiga shift kerja, pagi, siang, dan malam, agar produksi tidak pernah berhenti.
Resignation
Pengunduran diri karyawan dari perusahaan atas keinginan sendiri.
Implementasi PraktisKaryawan mengajukan resignation dengan pemberitahuan satu bulan sebelumnya sesuai ketentuan kontrak kerja.
Company Values
Nilai-nilai inti yang menjadi pedoman perilaku dan pengambilan keputusan dalam organisasi.
Implementasi PraktisPerusahaan menetapkan Integritas sebagai salah satu company values dan mengevaluasinya dalam setiap performance review.
Culture Fit
Kesesuaian antara nilai, sikap, dan perilaku kandidat dengan budaya organisasi.
Implementasi PraktisHR menilai culture fit kandidat melalui pertanyaan situasional selama HR interview, bukan hanya kompetensi teknis.
Ethics
Prinsip moral dan standar perilaku yang mengatur bagaimana karyawan bertindak dalam konteks pekerjaan.
Implementasi PraktisPerusahaan mewajibkan seluruh karyawan menandatangani kode etik yang melarang konflik kepentingan.
Change Agent
Individu atau tim yang berperan mendorong dan memfasilitasi perubahan organisasi.
Implementasi PraktisHR berperan sebagai change agent saat perusahaan melakukan transformasi digital, membantu karyawan beradaptasi dengan sistem kerja baru.
Team Building
Aktivitas yang dirancang untuk memperkuat kerja sama, komunikasi, dan hubungan antaranggota tim.
Implementasi PraktisDivisi Marketing mengadakan team building di luar kota untuk mempererat kolaborasi setelah proyek besar selesai.
Strategic Alignment
Keselarasan antara strategi HR, strategi divisi, dan strategi bisnis perusahaan secara keseluruhan.
Implementasi PraktisHR memastikan program pelatihan tahun ini selaras dengan prioritas ekspansi bisnis ke pasar baru.