Kategori 5
Learning & People Development
Istilah seputar identifikasi kebutuhan pelatihan, metode pengembangan kompetensi, hingga perencanaan jalur karier karyawan.
Training Need Analysis (TNA)
Proses mengidentifikasi kesenjangan kompetensi antara kondisi karyawan saat ini dengan kebutuhan pekerjaan, sebagai dasar penyusunan program pelatihan.
Implementasi PraktisTNA mengungkap bahwa tim Customer Service membutuhkan pelatihan komunikasi krisis sebelum peluncuran produk baru.
Skills Gap
Kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki karyawan saat ini dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaannya.
Implementasi PraktisSkills gap pada tim Finance teridentifikasi pada penggunaan software akuntansi baru yang baru diadopsi perusahaan.
Competency Gap
Kesenjangan pada kompetensi menyeluruh (pengetahuan, keterampilan, sikap) yang dibutuhkan untuk menjalankan peran tertentu secara efektif.
Implementasi PraktisCompetency gap pada calon Team Leader terlihat dari kurangnya pengalaman memberikan feedback kepada bawahan.
ADDIE Model
Kerangka perancangan pelatihan yang terdiri dari Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation.
Implementasi PraktisTim L&D menggunakan ADDIE Model untuk merancang program onboarding baru dari tahap analisis kebutuhan hingga evaluasi hasil.
Upskilling
Proses meningkatkan keterampilan karyawan agar lebih mahir dalam pekerjaannya saat ini.
Implementasi PraktisPerusahaan menyediakan pelatihan upskilling penggunaan AI tools bagi tim Customer Service yang sudah bekerja di bidang tersebut.
Reskilling
Proses melatih karyawan dengan keterampilan baru agar dapat beralih ke peran atau fungsi yang berbeda.
Implementasi PraktisKaryawan divisi Administrasi mengikuti program reskilling menjadi Data Entry Specialist setelah proses bisnis berubah menjadi digital.
Coaching
Proses pendampingan yang membantu karyawan menemukan solusi dan mengembangkan potensinya sendiri melalui diskusi terarah.
Implementasi PraktisManajer melakukan sesi coaching mingguan dengan anggota tim yang sedang kesulitan mencapai target penjualan.
Mentoring
Proses pembimbingan jangka panjang oleh karyawan senior yang berbagi pengalaman dan wawasan kepada karyawan yang lebih junior.
Implementasi PraktisSetiap karyawan baru dipasangkan dengan mentor senior selama enam bulan pertama untuk mempercepat proses belajar.
Job Rotation
Proses memindahkan karyawan ke fungsi atau divisi yang berbeda untuk memperluas pengalaman kerja.
Implementasi PraktisManagement Trainee menjalani job rotation di tiga divisi berbeda selama satu tahun sebelum ditempatkan permanen.
Job Enrichment
Pemberian tanggung jawab tambahan yang lebih menantang kepada karyawan untuk meningkatkan motivasi dan kompetensi.
Implementasi PraktisStaff senior diberi tanggung jawab memimpin proyek kecil sebagai bentuk job enrichment sebelum promosi ke level supervisor.
Individual Development Plan (IDP)
Rencana pengembangan kompetensi yang disusun secara personal untuk setiap karyawan, biasanya melibatkan diskusi dengan atasan langsung.
Implementasi PraktisKaryawan dan atasannya menyusun IDP yang mencakup target sertifikasi dan pelatihan kepemimpinan untuk tahun depan.
Learning Curve
Representasi seberapa cepat seseorang mempelajari keterampilan baru seiring waktu dan pengalaman.
Implementasi PraktisLearning curve karyawan baru di posisi teknis cenderung lebih landai dibanding posisi administratif, sehingga onboarding butuh waktu lebih lama.
Microlearning
Metode pembelajaran dengan materi singkat dan terfokus yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
Implementasi PraktisPerusahaan menggunakan modul microlearning berdurasi lima menit tentang kebijakan baru agar karyawan tidak perlu menyisihkan waktu lama untuk belajar.
Career Pathing
Proses merancang dan mengomunikasikan jalur perkembangan karier yang mungkin ditempuh karyawan dalam organisasi.
Implementasi PraktisHR menyusun career pathing yang jelas dari posisi Staff hingga Manager agar karyawan memahami peluang pengembangan jangka panjang.