Kategori 6
Compensation, Benefit & Payroll
Istilah seputar sistem imbalan finansial, fasilitas karyawan, dan proses penggajian termasuk perpajakan.
Gross Salary
Total gaji karyawan sebelum dikurangi pajak dan potongan lainnya.
Contoh PerhitunganGross salary seorang Staff sebesar Rp8.000.000, terdiri dari gaji pokok Rp7.000.000 dan tunjangan transportasi Rp1.000.000.
Net Salary
Gaji yang diterima karyawan setelah dikurangi pajak penghasilan dan potongan lainnya.
Contoh PerhitunganDari gross salary Rp8.000.000, setelah dipotong PPh 21 dan BPJS, net salary yang diterima karyawan menjadi sekitar Rp7.400.000.
Variable Pay
Komponen kompensasi yang besarannya berubah-ubah tergantung pencapaian kinerja individu atau perusahaan.
Implementasi PraktisSales menerima variable pay berupa komisi yang jumlahnya berbeda setiap bulan tergantung target penjualan yang tercapai.
Incentive
Insentif tambahan yang diberikan untuk mendorong pencapaian target tertentu.
Implementasi PraktisPerusahaan memberikan incentive khusus bagi tim yang berhasil menyelesaikan proyek lebih cepat dari jadwal.
Commission
Kompensasi yang dihitung berdasarkan persentase dari hasil penjualan atau transaksi yang berhasil diselesaikan.
Contoh PerhitunganSales mendapat commission 2% dari setiap penjualan; jika berhasil menjual senilai Rp100.000.000, ia menerima Rp2.000.000.
Overtime Pay
Kompensasi tambahan yang dibayarkan kepada karyawan yang bekerja melebihi jam kerja normal.
Contoh PerhitunganKaryawan lembur tiga jam dengan tarif 1,5 kali upah per jam sesuai ketentuan, sehingga menerima overtime pay tambahan di luar gaji pokok.
Reimbursement
Penggantian biaya yang telah dikeluarkan karyawan untuk kepentingan pekerjaan.
Implementasi PraktisKaryawan mengajukan reimbursement biaya transportasi dinas luar kota dengan melampirkan struk sebagai bukti.
Medical Claim
Pengajuan penggantian biaya pengobatan oleh karyawan sesuai dengan benefit kesehatan yang diberikan perusahaan.
Implementasi PraktisKaryawan mengajukan medical claim untuk biaya pengobatan rawat jalan yang telah dikeluarkan bulan ini.
Job Grading
Sistem pengelompokan posisi ke dalam tingkatan atau grade tertentu sebagai dasar penentuan struktur gaji.
Implementasi PraktisPosisi Senior Analyst dan Team Lead berada pada job grade yang sama karena bobot tanggung jawabnya setara.
Compa-ratio
Rasio yang membandingkan gaji aktual karyawan dengan titik tengah (midpoint) rentang gaji pada grade posisinya.
Contoh PerhitunganCompa-ratio 90% berarti gaji karyawan berada 10% di bawah midpoint gaji untuk gradenya.
Internal Equity
Prinsip keadilan gaji antar posisi di dalam perusahaan, memastikan gaji proporsional terhadap bobot tanggung jawab masing-masing.
Implementasi PraktisHR meninjau internal equity setelah menemukan dua posisi setara memiliki selisih gaji yang terlalu jauh.
Salary Survey
Riset perbandingan gaji di pasar tenaga kerja untuk memastikan struktur gaji perusahaan tetap kompetitif.
Implementasi PraktisHR mengikuti salary survey tahunan dari lembaga riset SDM untuk membandingkan gaji Data Analyst dengan standar industri.
PPh 21
Pajak Penghasilan Pasal 21, pajak yang dipotong dari penghasilan karyawan sesuai ketentuan perpajakan di Indonesia.
Contoh PerhitunganPayroll menghitung PPh 21 bulanan berdasarkan penghasilan kena pajak setelah dikurangi PTKP.
PTKP
Penghasilan Tidak Kena Pajak, batas penghasilan yang tidak dikenakan PPh 21 berdasarkan status perkawinan dan tanggungan karyawan.
Contoh PerhitunganKaryawan berstatus menikah dengan satu anak memiliki PTKP lebih tinggi dibanding karyawan lajang tanpa tanggungan.
Payroll
Proses menghitung dan membayarkan gaji karyawan secara berkala, termasuk pemotongan pajak dan tunjangan.
Implementasi PraktisTim Payroll memproses gaji seluruh karyawan setiap tanggal 25 dengan sistem otomatis terintegrasi HRIS.
Cut-off Date
Tanggal batas pencatatan data (seperti absensi atau lembur) yang akan dihitung dalam periode payroll tertentu.
Implementasi PraktisData lembur yang diajukan setelah cut-off date tanggal 20 akan diproses pada payroll bulan berikutnya.
Unpaid Leave
Cuti yang diambil karyawan tanpa menerima bayaran, biasanya di luar jatah cuti tahunan yang tersedia.
Implementasi PraktisKaryawan mengambil unpaid leave selama dua minggu untuk keperluan keluarga setelah jatah cuti tahunannya habis.