Kategori 8
Employment Law & Industrial Relations
Istilah seputar regulasi ketenagakerjaan, jenis kontrak kerja, dan mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
Kontrak Kerja (Employment Contract)
Perjanjian tertulis antara perusahaan dan karyawan yang mengatur hak, kewajiban, dan syarat kerja.
Contoh KasusKaryawan baru menandatangani kontrak kerja yang mencantumkan gaji, jam kerja, dan durasi masa percobaan sebelum mulai bekerja.
PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu)
Kontrak kerja dengan jangka waktu atau selesainya pekerjaan tertentu sebagai batas akhir hubungan kerja.
Contoh KasusStaf event dipekerjakan dengan PKWT enam bulan untuk mendukung proyek peluncuran produk baru.
PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu)
Kontrak kerja tanpa batas waktu tertentu, umum dikenal sebagai status karyawan tetap.
Contoh KasusSetelah melewati masa percobaan tiga bulan, karyawan diangkat menjadi karyawan tetap dengan status PKWTT.
Pesangon
Uang kompensasi yang wajib dibayarkan perusahaan kepada karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja sesuai ketentuan yang berlaku.
Contoh KasusPerusahaan membayarkan pesangon kepada karyawan yang terkena PHK akibat efisiensi organisasi.
UPMK (Uang Penghargaan Masa Kerja)
Kompensasi tambahan yang diberikan berdasarkan lamanya masa kerja karyawan saat terjadi pemutusan hubungan kerja.
Contoh KasusKaryawan yang telah bekerja sembilan tahun menerima UPMK sebagai tambahan di luar pesangon saat terkena PHK.
UPH (Uang Penggantian Hak)
Kompensasi atas hak-hak yang belum digunakan karyawan, seperti sisa cuti, saat hubungan kerja berakhir.
Contoh KasusKaryawan yang resign menerima UPH atas lima hari cuti tahunan yang belum diambil.
Code of Conduct
Kode etik tertulis yang mengatur standar perilaku dan integritas yang harus dipatuhi seluruh karyawan.
Contoh KasusKaryawan yang terbukti melanggar code of conduct terkait konflik kepentingan dikenakan sanksi sesuai kebijakan perusahaan.
HR Audit
Proses evaluasi sistematis terhadap kebijakan dan praktik HR untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan efektivitas operasional.
Contoh KasusHR Audit tahunan menemukan bahwa beberapa kontrak PKWT telah melewati batas maksimal perpanjangan sesuai ketentuan.
Outsourcing
Praktik mempekerjakan tenaga kerja melalui perusahaan penyedia jasa pihak ketiga untuk fungsi pekerjaan tertentu.
Contoh KasusPerusahaan menggunakan tenaga outsourcing untuk posisi Satpam dan Office Boy melalui vendor penyedia jasa.
LKS Bipartit
Lembaga Kerja Sama Bipartit, forum komunikasi antara pengusaha dan pekerja di dalam satu perusahaan untuk membahas kondisi kerja.
Contoh KasusLKS Bipartit mengadakan pertemuan rutin membahas usulan perbaikan fasilitas kerja dari perwakilan karyawan.
LKS Tripartit
Lembaga Kerja Sama Tripartit, forum yang melibatkan pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja untuk membahas kebijakan ketenagakerjaan.
Contoh KasusLKS Tripartit di tingkat daerah membahas penetapan upah minimum untuk tahun berikutnya.
Mediasi
Proses penyelesaian perselisihan hubungan industrial dengan bantuan mediator dari instansi ketenagakerjaan.
Contoh KasusPerselisihan PHK antara perusahaan dan karyawan diselesaikan melalui mediasi setelah perundingan bipartit tidak mencapai kesepakatan.
Konsiliasi
Proses penyelesaian perselisihan melalui pihak ketiga netral (konsiliator) untuk membantu para pihak mencapai kesepakatan.
Contoh KasusKedua pihak sepakat menempuh jalur konsiliasi untuk menyelesaikan perselisihan kepentingan terkait perubahan kebijakan kerja.
Arbitrase
Penyelesaian perselisihan berdasarkan kesepakatan para pihak untuk menyerahkan keputusan final kepada arbiter.
Contoh KasusPerusahaan dan serikat pekerja sepakat menyelesaikan perselisihan melalui arbitrase agar keputusan final dan mengikat.
Skorsing
Tindakan menonaktifkan sementara karyawan dari pekerjaannya sebagai bentuk sanksi atau selama proses investigasi pelanggaran.
Contoh KasusKaryawan yang diduga melakukan pelanggaran berat diberi skorsing selama proses investigasi internal berlangsung.
Mogok Kerja
Tindakan kolektif pekerja menghentikan pekerjaan sebagai bentuk protes terhadap kondisi kerja atau kebijakan perusahaan.
Contoh KasusSebagian karyawan pabrik melakukan mogok kerja menuntut kejelasan pembayaran tunjangan hari raya yang tertunda.
Force Majeure
Kondisi di luar kendali para pihak, seperti bencana alam, yang dapat memengaruhi atau menghentikan pelaksanaan kewajiban kerja.
Contoh KasusKlausul force majeure dalam kontrak kerja diaktifkan saat operasional pabrik terhenti total akibat bencana alam.
Outplacement
Layanan dukungan yang diberikan perusahaan kepada karyawan yang terkena PHK untuk membantu mereka mendapatkan pekerjaan baru.
Contoh KasusPerusahaan menyediakan program outplacement berupa pelatihan CV dan sesi konseling karier bagi karyawan yang terkena restrukturisasi.