Kategori 7
HR Administration, HRIS & AI for HR
Istilah seputar administrasi kepegawaian, sistem digital HRIS, hingga pemanfaatan AI dalam pekerjaan HR sehari-hari.
HR Operations
Fungsi HR yang menjalankan proses administratif operasional sehari-hari, seperti data karyawan, absensi, dan dokumen kepegawaian.
Implementasi PraktisTim HR Operations memastikan seluruh data cuti dan absensi bulan ini terekam akurat sebelum diproses ke payroll.
Absenteeism
Tingkat ketidakhadiran karyawan yang tidak direncanakan atau tanpa keterangan yang jelas.
Implementasi PraktisHR memantau tingkat absenteeism divisi Produksi yang meningkat tajam pada awal bulan untuk mencari penyebabnya.
E-Signature
Tanda tangan elektronik yang digunakan untuk menyetujui dokumen secara digital tanpa proses cetak fisik.
Implementasi PraktisKontrak kerja karyawan baru ditandatangani menggunakan e-signature sehingga proses onboarding lebih cepat.
Human Resource Information System (HRIS)
Sistem digital terintegrasi untuk mengelola data dan proses Human Resource dalam satu platform.
Implementasi PraktisSeluruh data karyawan, absensi, dan payroll perusahaan dikelola melalui satu HRIS agar tidak lagi menggunakan spreadsheet terpisah.
Cloud HRIS
Sistem HRIS yang berjalan di infrastruktur cloud, dapat diakses dari mana saja tanpa instalasi perangkat lunak lokal.
Implementasi PraktisPerusahaan beralih ke Cloud HRIS agar karyawan cabang di kota lain tetap bisa mengakses slip gaji secara online.
Bulk Upload
Fitur pada sistem HRIS untuk mengunggah data dalam jumlah besar sekaligus, biasanya menggunakan file spreadsheet.
Implementasi PraktisHR menggunakan fitur bulk upload untuk memasukkan data 50 karyawan baru sekaligus setelah proses akuisisi perusahaan.
Employee Self-Service (ESS)
Fitur pada HRIS yang memungkinkan karyawan mengelola data pribadi, mengajukan cuti, atau mengunduh slip gaji secara mandiri.
Implementasi PraktisKaryawan mengajukan cuti tahunan sendiri melalui fitur ESS tanpa perlu mengirim email ke HR.
Artificial Intelligence in HR (AI in HR)
Pemanfaatan teknologi AI untuk membantu berbagai proses Human Resource, seperti screening, analisis data, atau penyusunan dokumen.
Implementasi PraktisTim rekrutmen menggunakan AI untuk menyaring 300 CV secara otomatis berdasarkan kriteria yang ditentukan sebelumnya.
Generative AI
Jenis AI yang mampu menghasilkan konten baru seperti teks, gambar, atau dokumen berdasarkan permintaan pengguna.
Implementasi PraktisHR menggunakan generative AI untuk membuat draf job description dan email onboarding secara cepat.
Prompt Engineering
Praktik menyusun instruksi atau pertanyaan secara efektif kepada AI agar menghasilkan output yang relevan dan akurat.
Implementasi PraktisHR mempelajari teknik prompt engineering agar hasil draf kebijakan dari AI lebih sesuai konteks perusahaan.
Chatbot HR
Program AI percakapan yang membantu menjawab pertanyaan umum karyawan seputar kebijakan atau prosedur HR.
Implementasi PraktisChatbot HR menjawab pertanyaan karyawan tentang sisa cuti tahunan tanpa perlu menghubungi tim HR secara langsung.
Algorithmic Bias
Kecenderungan sistem AI menghasilkan keputusan yang tidak adil akibat pola bias dalam data yang digunakan untuk melatihnya.
Implementasi PraktisHR mengaudit hasil screening CV berbasis AI setelah menemukan indikasi algorithmic bias terhadap kandidat dari latar belakang pendidikan tertentu.
Human-in-the-Loop
Prinsip yang memastikan keterlibatan manusia dalam meninjau dan memvalidasi hasil kerja AI sebelum digunakan untuk pengambilan keputusan.
Implementasi PraktisSetiap rekomendasi kandidat dari sistem AI tetap direview oleh recruiter sebelum keputusan interview diambil, sesuai prinsip human-in-the-loop.