Kategori 2
Talent Management & Workforce Planning
Istilah seputar perencanaan tenaga kerja, analisis kebutuhan posisi, dan pengelolaan talenta dalam organisasi.
Talent Acquisition (TA)
Proses mencari, menarik, dan merekrut karyawan baru untuk mengisi posisi yang kosong atau baru dibuat.
Implementasi PraktisTim TA aktif mencari kandidat potensial di LinkedIn dan menghadiri job fair kampus.
Job Description (JD)
Dokumen tertulis yang menguraikan tugas, tanggung jawab, kualifikasi, dan lingkup pekerjaan tertentu.
Implementasi PraktisHR menggunakan JD Marketing Specialist untuk mencari kandidat yang cocok dan mengevaluasi kinerja.
Job Analysis
Proses sistematis mengumpulkan dan menganalisis informasi mengenai tugas, tanggung jawab, dan konteks suatu pekerjaan.
Implementasi PraktisHR melakukan job analysis pada posisi Customer Service sebelum menyusun ulang JD yang sudah lima tahun tidak diperbarui.
Job Evaluation
Proses menilai bobot atau nilai relatif suatu posisi dibandingkan posisi lain dalam organisasi, biasanya sebagai dasar penentuan grade dan gaji.
Implementasi PraktisPerusahaan melakukan job evaluation untuk memastikan posisi Supervisor Produksi memiliki bobot yang setara dengan Supervisor Gudang.
Job Mapping
Proses memetakan seluruh posisi dalam organisasi berdasarkan level, fungsi, dan jalur kariernya.
Implementasi PraktisHR menyusun job mapping untuk memperlihatkan jalur karier dari Staff hingga Manager di setiap divisi.
Qualification
Kombinasi pendidikan, pengalaman, dan keterampilan yang dipersyaratkan untuk menjalankan suatu pekerjaan.
Implementasi PraktisKualifikasi posisi Data Analyst mensyaratkan minimal S1 dan pengalaman satu tahun menggunakan SQL.
Hard Skills
Keterampilan teknis yang dapat diukur dan dipelajari, spesifik terhadap suatu bidang pekerjaan.
Implementasi PraktisKemampuan menggunakan Excel dan SQL menjadi hard skills wajib untuk posisi Data Analyst.
Soft Skills
Keterampilan interpersonal dan perilaku yang memengaruhi cara seseorang bekerja dan berinteraksi dengan orang lain.
Implementasi PraktisKemampuan komunikasi dan problem solving dinilai sebagai soft skills penting saat interview kandidat manajerial.
KSAO
Singkatan dari Knowledge, Skills, Abilities, and Other characteristics, kerangka yang digunakan untuk mendefinisikan kompetensi suatu posisi secara menyeluruh.
Implementasi PraktisHR menggunakan kerangka KSAO saat menyusun kriteria seleksi untuk posisi Team Leader baru.
Talent Pipeline
Kumpulan kandidat potensial yang telah diidentifikasi dan dipersiapkan untuk mengisi posisi tertentu di masa depan.
Implementasi PraktisHR membangun talent pipeline dari peserta magang terbaik untuk direkrut sebagai karyawan tetap begitu ada posisi kosong.
Workforce Planning
Proses menganalisis kondisi tenaga kerja saat ini dan memprediksi kebutuhan tenaga kerja di masa depan.
Implementasi PraktisHR menyusun workforce planning tahunan untuk memastikan jumlah karyawan sesuai dengan target ekspansi bisnis.
Supply Analysis
Analisis ketersediaan tenaga kerja internal maupun eksternal yang dapat memenuhi kebutuhan posisi tertentu.
Implementasi PraktisHR melakukan supply analysis untuk mengetahui apakah kandidat internal cukup tersedia sebelum membuka lowongan eksternal.
Demand Analysis
Analisis kebutuhan tenaga kerja di masa depan berdasarkan rencana bisnis dan pertumbuhan organisasi.
Implementasi PraktisDemand analysis menunjukkan perusahaan membutuhkan lima Sales tambahan untuk mendukung ekspansi ke tiga kota baru.
Gap Analysis
Proses membandingkan kondisi tenaga kerja saat ini dengan kebutuhan di masa depan untuk mengetahui kesenjangan yang perlu ditutup.
Implementasi PraktisGap analysis mengungkap kekurangan dua orang di tim IT yang perlu segera direkrut sebelum peluncuran sistem baru.
Succession Planning
Proses menyiapkan kandidat internal untuk mengisi posisi kunci atau strategis di masa depan.
Implementasi PraktisPerusahaan menyiapkan succession planning untuk posisi Head of Finance yang akan pensiun dalam dua tahun.
Attrition
Berkurangnya jumlah karyawan secara alami akibat resign, pensiun, atau berakhirnya kontrak, tanpa langsung digantikan.
Implementasi PraktisPerusahaan membiarkan posisi yang kosong akibat attrition tidak segera diisi sebagai bagian dari efisiensi biaya.
Retention
Kemampuan perusahaan mempertahankan karyawan, terutama talenta terbaik, agar tetap bekerja dalam jangka panjang.
Implementasi PraktisHR merancang program retention khusus untuk karyawan berkinerja tinggi yang berisiko pindah ke kompetitor.